Tampilkan postingan dengan label Kegiatan Masjid. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kegiatan Masjid. Tampilkan semua postingan

Rabu, 10 Juni 2009

Bazaar dan Bedah Buku, 6 Juni 2009

Alhamdulillah, acara Bedah Buku dan Bazaar pada hari Sabtu, 6 Juni 2009 terlaksana dengan lancar, tertib, dan sukses. Berikut adalah foto-foto dokumentasi pelaksanaan acara tersebut:

Area Bazaar




Menyiapkan produk

Saling membantu...


"Barangsiapa bergaul dengan penjual minyak wangi, maka ia ......"


Anak-anak ikut jualan? Hati2, ada komnas anak.....

Panitia ikut jualan boleh dong!


Fresh langsung dari dapur...


Dapur bundo, laris manis...

Kembar identik beda ayah beda ibu....


Panitia, saat-saat yang menegangkan...


Akhirnya acara dimulai juga...

Khusyu' menyimak


Ibu-ibu hadirin

Aah..puas gw hari ini, acara lancar dan tertib, alhamdulillah....


Baca Selengkapnya...

Jumat, 03 April 2009

Susunan Baru Pengurus DKM Al-Husna


Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Puji syukur kita panjatkan kehadhirat Allah SWT, Tuhan semesta alam, atas limpahan nikmat sehat, nikmat iman, dan nikmat Islam. Sholawat serta salam semoga tercurah kepada junjungan kita Rasulullah Muhammad SAW beserta keluarga, sahabat, dan para pengikutnya yang berpegang teguh pada ajaran-ajaran beliau hingga yaumul akhir.

Bersama ini kami beritahukan bahwa berdasarkan rapat koordinasi pengurus DKM pada tanggal 26 Maret 2009, telah dilakukan restrukturisasi kepengurusan DKM Al-Husna yang baru. Berikut adalah susunan pengurus DKM Al-Husna yang baru:

Penasehat : Bpk. H. Waluyo Ratam
Ketua : Bpk. Agus Poerwantoro
Sekretaris : Bpk. Priyo Purnomo
Bendahara : Bpk. Hendry
Bidang Dakwah: Bpk. Robby Irfan
Bidang Kewanitaan: Ibu Amalia
Bidang Perpustakaan: Bpk. Agus Hartanto

Untuk itu marilah kita berikan dukungan kepada beliau-beliau yang telah ditunjuk di atas sesuai kemampuan kita dan kita doakan semoga beliau-beliau dapat bekerja dengan baik dan ikhlas dalam melaksanakan amanah tersebut. Amiin.


Wassalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh

DKM Al-Husna



Baca Selengkapnya...

Undangan Majelis Taklim Al-Husna (5 April 2009)

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Puji syukur kita panjatkan kehadhirat Allah SWT, Tuhan semesta alam, atas limpahan nikmat sehat, nikmat iman, dan nikmat Islam. Sholawat serta salam semoga tercurah kepada junjungan kita Rasulullah Muhammad SAW beserta keluarga, sahabat, dan para pengikutnya yang berpegang teguh pada ajaran-ajaran beliau hingga yaumul akhir.

Bersama ini kami mengundang Bapak/Ibu sekalian untuk menghadiri pengajian rutin Majelis Taklim Al-Husna yang insya Allah akan berlangsung pada:

Hari/Tanggal : Ahad, 5 April 2009
Waktu : 19.30 WIB (ba’da Isya)
Acara : Pengajian Rutin Majelis Taklim Al-Husna
Pemateri : Ust. Abdullah Muaz
Tema : Tauhid

Demikian undangan ini kami sampaikan, kehadiran Bapak/Ibu semua sangat kami nantikan.


Wassalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh

DKM Al-Husna

NB: Bagi Bapak/Ibu yang belum mengembalikan Formulir Kesediaan Menjadi Donator Tetap kepada kami, mohon pada saat hadir di pengajian untuk membawa serta formulir tersebut yang telah diisi.








Baca Selengkapnya...

Bincang-bincang Tujuh Menit (Bintum)


Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Puji syukur kita panjatkan kehadhirat Allah SWT, Tuhan semesta alam, atas limpahan nikmat sehat, nikmat iman, dan nikmat Islam. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita Rasulullah Muhammad SAW beserta keluarga, sahabat, dan para pengikutnya yang berpegang teguh pada ajaran-ajaran beliau hingga yaumul akhir.

Pada kesempatan kali ini, kami beritahukan kepada jamaah Masjid Al-Husna, warga Cimanggis Green Residence I, bahwa kami akan menambahkan satu lagi kegiatan keagamaan di lingkungan Masjid Al-Husna sebagai pelengkap dari kegiatan-kegiatan yang sudah ada. Adapun kegiatan baru yang akan dilaksanakan kami beri nama Bincang-bincang Tujuh Menit (Bintum), yang insya Allah akan diselenggarakan rutin setiap hari Sabtu ba'da Subuh. Acara Bintum ini dibuat dalam format yang santai dan "dari kita untuk kita", dalam arti peserta dan pemateri adalah jamaah Masjid Al-Husna sendiri. Selain itu juga akan disediakan makanan ringan (snack), yang juga disediakan oleh jamaah secara swadaya (tidak menggunakan kas DKM). Untuk sementara, acara ini khusus bagi bapak-bapak.

Sebagai sesi pembuka, kami mengundang bapak-bapak untuk menghadiri Bintum pertama yang insya Allah akan diselenggarakan pada:

Hari/Tanggal : Sabtu, 4 April 2009
Waktu : Ba'da Subuh
Pemateri : Bpk. H.W. Ratam
Konsumsi : Akan disediakan oleh Bpk. Agus Poerwantoro

Demikian pemberitahuan dan undangan dari kami, kehadiran bapak-bapak sangat kami nantikan.


Wassalamu'alaikum wr.wb.

DKM Al-Husna






Baca Selengkapnya...

Rabu, 18 Maret 2009

Ringkasan Pengajian Warga Tanggal 15 Maret 2009

Penceramah : Ustadz Dedi Martoni S.Pd., M.Si.

Tema: Rosulullah Sebagai Pendidik (bagaimana cara mendidik anak yang Qur’ani)



Rosullullah saw. bersabda, “Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah. Kedua orang tuanya lah yang menjadikannya Nasrani, Yahudi, dan Najusi (HR. Bukhori).

Ketika keluar dari rahim ibunya, si anak itu fitrah, orang tuanya yang membuat si anak keluar dari fitrah. Maka berbahagialah kita yang mempunyai orang tua seorang muslim. Peran orang tua ini sangat besar, makanya Rosulullah mengajarkan baiti jannati, rumahku syurgaku. artinya ada orang tua yang berperan sebagai ahli syurga. Allah berfirman “Sungguh benar-benar telah ada pada diri Rasulullah suri tauladan (contoh) yang baik bagi kalian”. Orang yang menjadikan Nabi sebagai teladan, cirinya ada 3, yaitu:

  1. Orang-orang yang mengharap rahmat Allah. Yang berharap berjumpa dengan Allah.
  2. Orang yang yakin dengan hari akhir. Bahwa setiap perbuatan kita, akan dibalas oleh Allah. Termasuk perbuatan kita pada hewan, juga pada tumbuhan. Bahkan jika kita menebang tumbuhan tanpa tujuan, maka akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah.
  3. Orang yang banyak menyebut Allah. Seperti Subhanallah, walhamdulillah, walaa ilaha ilallah, wallahu akbar. Ucapan yang ringan dilakukan namun berat timbangannya di sisi Allah.

Oleh karena itu, kita harus tau peran kita sebagai orang tua yang menjadi teladan. Dalam tabiyatul aulat ada lima yang paling efektif:

  1. Contoh teladan. Jika bapak nya ke masjid, maka anaknya akan ikut ke masjid.
  2. Kebiasaan
  3. Pengawasan.
  4. Nasehat
  5. Hukuman.

Ada 6 hal untuk orang tua supaya menjadi teladan.

  1. Jika ngomong benar (tidak bohong). Allah mengancam dalam surat Al-Fath tentang pembohong. “Sungguh besar kebencian di sisi Allah pada orang yang berbicara tidak sesuai dengan perbuatannya.”
  2. Jika berjanji, menepati
  3. Jika dipercaya, amanah (menjaganya)
  4. Memelihara kemaluan (kehormatan diri)
  5. Menundukkan pandangan. Untuk wanita ditambah dengan menutup aurat.
  6. Menahan tangan dari memukul.

Jika 6 hal diatas kita lakukan sebagai orang tua, dijamin oleh Allah masuk syurga.

Ada sebuah cerita di masa kekuasaan Khalifah Umar Bin Khottab. Suatu ketika datang kepada khalifah seorang bapak yang mengadukan kedurhakaan anaknya. Kemudian Umar memanggil anak tersebut untuk menanyakan kepada anak tersebut mengenai hak-hak orang tuanya. Anak itu memulai dengan suatu pertanyaaan “Wahai amirul mukminin, bukankan anak punya hak-hak yang harus dipenuhi oleh bapaknya” Amirul mukminin menjawab “tentu”. Anak itu bertanya “ apa itu ya amirul mukminin”, amirul mukminin menjawab “memilihkan untuknya ibu yang sholehah, memberikannya nama yang baik, dan mengajarkannya alquran” kemudian anak itu menjawab, “Ya amirul mukminin, bapak ku belum pernah satupun memberikan hak-hakku. Ibuku bukanlah seorang yang muslim, beliau memberikan aku nama “kumbang kelapa”, dan dia belum pernah sekalipun mengajarkanku alquran” Umar lantas menoleh kepada bapaknya dan menghardiknya “Engkau mengadukan kepadaku bahwa anakmu durhaka padamu, padahal engkau telah lebih dahulu mendurhakainya sebelum dia mendurhakaimu.” Lalu orang tua inilah yang dicambuk oleh Umar.

Dalam hadist yang lain dikatakan “Ajarkanlah anak kamu, memanah, berenang, dan menunggang kuda”. Memanah untuk mengajarkannya focus, berenang dan menunggang kuda untuk mengajarkannya keterampilan. Dalam hadist yang lain dikatakan supaya mengajarkan anak untuk mengenal nabinya.

Anak dalam keluarga itu penyambung generasi ( Qur’an surat 21:89), pewaris karya, penyejuk jiwa, pelanjut tugas dan cita-cita. Anak adalah cinta sejati kita, anugrah terindah, anak adalah guru terbaik kita.

Perlakuan terhadap anak dipengaruhi oleh harapan dan cita-cita (QS Al-Furqan:74)

“Dan orang-orang yang berkata:”Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.”

Tugas keluarga adalah memelihara diri dan keluarga dari api neraka (QS At-Tarim:6).

“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.”

Jadi keluarga yang sukses adalah keluarga yang terbebas dari siksa api neraka.

Anak bagian dari keluarga. Jadikan anak sebagai aset penting untuk meraih sukses keluarga.

  1. Perlakukan dan persiapkan anak agar mampu menjadi pemimpin umat dan bangsa.
  2. Perlakukan dan bekali anak agar jadi penyelamat orang tua dan keluarganya dari api neraka.

Jadi anak adalah:

  1. aset umat yang dititipkan di keluarga
  2. modal berharga yang dipinjamkan untuk memperoleh keuntungan besar di akhirat.

Ciri orang tua jika sudah merasakan anak sebagai asset penting:

  1. ada rasa khawatir jika titipan ini tidak menjadi seperti yang diamanahkan.
  2. ada rasa cemas jika modal berharga ini menjadi sia-sia dan tidak berguna.

Untuk orangn tua, harus tau dan menyamakan persepsi. Jangan konflik didepan anak, nanti anak akan bimbang.

Tahapan mendidik anak:

Umur 0-7 tahun, anak diajarkan dengan bermain-main.

Umur 7-14 tahun, anak diajarkan adab dan ibadah.

Umur 14-21 tahun, anak menjadi sahabat orang tua.

Jangan membentak anak disaat umur 0-7 tahun, karena sekali bantakan akan mematikan banyak neuron otaknya yang sedang berkembang.

Jika umur 7-14 tahun anak tidak mau disuruh ibadah, maka hokum dengan dipukul pakai lidi (1 batang), dibagian lutut kebawah, dan jangan sampai mencederai. Pukulan ini hanya untuk memberinya pelajaran, bukan untuk menghukum.

Hendaklah dari kita untuk takut meninggalkan generasi yang lemah sebagaimana difirmankan oleh Allah dalam kitabnya Alquran surat An-Nisa:9.

“Dan hendaklan takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh karena itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar”.

Untuk mendapatkan generasi penerus yang kuat, maka langkah-langkah yang harus dilakukan setelah paham dan berniat yang benar:

  1. mulai dari perbaikan orang tua (Qur’an Surat 46:15)
  2. Hadirkan lingkungan yang terbaik dan hindarkan dari lingkungan yang buruk.
  3. Berikan suplai makanan yang terjamin.
  4. Berikan pendidikan yang berkualitas sesuai dengan visi dan misi keluarga.
  5. siapkan anggaran, lalu bertawakal kepada Allah.

Mengenai menyiapkan anggaran ini, tidak terlepas dari rizki yang Allah berikan. Untuk itu, jika ingin mudah mendapatkan rizki selain berusaha maka:

  1. Banyak-banyak beristigfar (Qur’an surat 71:10-12)
  2. Banyak-banyak berinfaq.

Dasar pendidikan anak dalam islam:

  1. Pendidikan ruhiyah (kerohanian).
  2. Pendidikan Khuluqiyah (moral)
  3. Pendidikan Aqliyah (intelektual)
  4. Pendidikan Nafsiah (psikologis)
  5. Pendidikan Ijtima’iah (social)
  6. Pendidikan Jismiah (jasmani)
  7. Pendidikan Jinsiah (seksual).


Baca Selengkapnya...

Jumat, 16 Januari 2009

Undangan Pengajian Subuh

Assalamu 'alaikum wr.wb.

Puji Syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT. yang telah memberikan kepada kita nikmat sehat, nikman iman dan islam. Shalawat semoga tercurah kepada junjungan besar Nabi Muhammad SAW, beserta keluarganya dan para sahabatnya, dan semoga kita sebagai ummatnya tetap istiqomah menjalankan ajaran dan petunjuknya.

Untuk kesempatan kali ini, kami mengundang bapak/ibu untuk menghadiri pengajian subuh yang insya Allah akan dilaksanakan pada:

Hari/tanggal : Ahad, 18 Januari 2009
Waktu : Ba'da Subuh
Penceramah :Ustadz Amrulnurdin

Demikian dari kami, kehadiran bapak/ibu semua sangat kami harapkan.


Wassalamu 'alaikum wr.wb.
DKM Mesjid Al-Husna Baca Selengkapnya...

Selasa, 06 Januari 2009

Pengajian Subuh

Alhamdulillah, pada hari minggu pagi (4 Januari 2009), ba’da subuh, kita telah mengadakan pengajian subuh untuk yang pertama kali. Sangat menumental sekali acara ini, mengingat bukan hanya acara ini merupakan pengajian subuh yang pertama kali diadakan di komplek CGR1, tapi juga karena acara ini dilakukan bertepatan dengan tahun baru baik tahun baru hijriyah maupun tahun baru masehi. Sehingga kegiatan ini menjadi sangat berarti dimana semoga dengan adanya kegiatan ini, kita warga CGR1 mengawali tahun baru dengan sebuah kegiatan yang bermanfaat dan mempunyai nilai ibadah.


Pengajian subuh diadakan dengan mendatangkan penceramah Bp. Ustadz Ahmad Sanudin. Adapun materi yang diberikan membahas mengenai tahun baru hijriyah, sejarahnya, latar belakang, dan sikap yang harus kita lakukan dalam menyongsong tahun baru itu sendiri.

Alhamdulillah, pengajian subuh ini dihadiri oleh bapak-bapak. Dan cukup banyak yang datang. Semoga kedepan, acara pengajian subuh ini dapat dihadiri oleh lebih banyak lagi peserta, dan tidak hanya oleh bapak-bapak, tapi juga oleh para ibu. Insya Allah, pengajian subuh ini akan dilaksanakan tiap hari minggu, minggu ke-1 dan ke-3.
Baca Selengkapnya...

Jumat, 02 Januari 2009

Kuliah Subuh di Komplek CGR1

Assalamu 'alaikum wr.wb.
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT, yang telah memberikan rahmat dan karunianya kepada kita, hingga pada hari ini kita masih diberikan kesehatan untuk tetap bisa beraktifitas dan diberikannya nikmat iman untuk terus menggali dan mengkaji ilmu agama. Salawat dan salam kita sampaikan kepada junjungan Nabi besar Muhammad SAW, keluarga dan para sahabatnya. Semoga kita sebagai ummatnya diberikan keistiqomahan untuk tetap berada pada tuntunan yang diajarkannya.

Kami memberitahukan kepada bapak, ibu, saudara, saudari khususnya warga komplek CGR1 bahwa Insya Allah akan dilaksanakan kuliah subuh untuk yang pertama kalinya yang insya Allah akan dilaksanakan pada :

Hari/Tanggal : Ahad, 4 Januari 2009
Waktu : Ba'da Sholat Subuh
Tempat : Masjid Al-Husna (masjid komplek CGR1)
Pemceramah : Ustadz Akhmad Sanudin


Kami sangat mengharapkan acara ini dapat sukses dan dapat berlanjut terus. Untuk itu kehadiran bapak, ibu, saudara, saudari semuanya sangat kami harapkan.

Wassalamu 'alaikum Wr.Wr. Baca Selengkapnya...

Selasa, 23 Desember 2008

Cerita-Cerita TPA CGR1

Kemarin adalah hari pertama penyelenggaraan Taman Pendidikan Al Qur’an
Cimanggis Greesn Residence I. Sebenarnya TPA ini sudah pernah
diselenggarakan sebelumnya, hanya berlokasi di rumah Bunda Azka atau Ibu
Dian, dan kemarin kala pertama TPA ini diselenggarakan di mesjid (karena
mesjid baru saja selesai), so berasanya lebih resmi gitchu.


Kemarin adalah hari pertama penyelenggaraan Taman Pendidikan Al Qur’an
Cimanggis Greesn Residence I. Sebenarnya TPA ini sudah pernah
diselenggarakan sebelumnya, hanya berlokasi di rumah Bunda Azka atau Ibu
Dian, dan kemarin kala pertama TPA ini diselenggarakan di mesjid (karena
mesjid baru saja selesai), so berasanya lebih resmi gitchu.

Walau kondisi kesehatan sedang kurang prima, jadi agak low bat, tetep
TPA ini saya niatkan untuk jadi dilaksanakan. Apalagi melihat Akmal dan
Hanif yang sudah semangat dan bertanya-tanya dari pagi, jam berapa TPA
mulai. Begitu jam 3 mereka dah niat mandi, supaya siap TPA tepat waktu,
tapi karena adzan Ashar sudah terdengar, niat mandi ditunda dulu. Akmal
dan Hanif ingin sholat Ashar dulu di mesjid. Sepulang dari mesjid,
mereka langsung mandi.

Tak lama kemudian, datang dengan semangat sekali, Sarah bersama Nina dan
diikuti adiknya Sarah_Hafsah yang digendong Ummi. Sarah terlihat sangat
ceria, begitupun Nina. Duh, melihat anak-anak ini semangat, jadi ikut
semangat juga. He3 kebalik ya, kok ibunya yang mencontoh anak-anakJ

Akmal dan Hanif memanggil Azzam. Ternyata Azzam masih siap-siap.
Kemudian Akmal dan Hanif menjemput Adit, ternyata Adit masih tidur.
Mereka bingung karena kebanyakan yang ikut TPA anak perempuan, kugoda
aja supaya mereka nyamar jadi anak perempuam, pake jilbab. Eh, Akmal
menjawab: kan dalam Islam nggak boleh bu, laki-laki niru-niru perempuna.
Hmmh, anak-anak sekarang, kecil-kecil dah berilmu.

Menuju mesjid, melihat Lala, langsung saja saya ajak ikut TPA.
Alhamdulillah langsung mau. Hebat sekali anak-anak CGR I iniJ
Alhamdulillah. Lala saya titipi untuk mengajak Najwa, Nadia, Nuha, Gian,
dan Abi. Lala mengangguk-ngangguk, trus dia bilang “tapi Abi belum bisa
ngaji”, saya jawab “nggak apa-apa, Hanif juga belum bisa!” Eh kita
teriak-teriakan loh, soalnya Lala posisinya di depan rumah Nuha, dan
saya di depan rumah Adiya, ah nggak pa2 ya…biar seru!

Sampai di mesjid. Sarah dan Nina sudah di sana, siap-siap sama Ummi dan
Hafsah gelar tiker. Ummi Sarah dan Hafsah udah pasti satu paketlahJ.
Baru duduk, Hanif dah tanya,”bu, bawa bekel nggak?” Yah, begitulah
Hanif, setiap sampe ke tempat baru, dia pasti nanya makanan.

“Sarah nyamper Gian ya? Tadi Lala dah mau. Eh coba deh samperin dari
Adit, Najwa, Nuha, Gian sampe Abi ya?” Eh, Sarah mengiyakan loh,
Subhanallah, ya? Semangat sekali. Akmal diminta mengikuti Sarah dan
Nina, tapi Akmal biasa lagi dateng M (males) nya, halangan deh dia…he3.
Jadi cuman Sarah dan Nina yang bergerak. Hanif melanjutkan rengekannya
mencari makananL

Sarah dan Nina datang bersama Safa, Danis. Lalu Lala datang bersama
Nuha. “Gian kemana?” “lagi sakit” kata mereka bersamaan. Wah, sakit apa
ya? Hanif terus merengek, ya sudah saya dan anak-anak pulang dulu ambil
makanan.Sampe di mesjid ternyata TPA sudah dimulai, dengan membaca Al
Fatihah dan do’a sebelum belajar. Hanif saya bujuk untuk ngaji dulu,
makannya nanti aja di luar mesjid, khawatir mengotori mesjid, melihat
TPA dah mulai Hanif tidak bersedia.

Karena Akmal dan Hanif baru datang, Ummi berkata sebaiknya Al Fatihah
dan do’anya di ulang. Ternyata Anak-anak mau aja tuh, Subhanallah ya,
betapa semangat dan bening hati anak-anak.

Lalu anak-anak dikelompokkan berdasarkan usia dan kemampuan ngajinya.
Dan dilihat dari kelompoknya lalu ditentukanlah pengajarnya. Caranya
dengan mengusahakan setiap anak belajarnya tidak bersama ibunya, biar
mandiri. Ternyata Matching, Pas.

Akmal, Lala, Nuha bersama Ummi (Umminya Sarah)

Safa, Sarah, Nina bersama Ibu (Ibunya Akmal)

Hanif, Azzam, dan Danis bersama Bunda (Bundanya Safa)

Alhamdulillah, lancar. Anak-anak semangat belajar, demikian pula dengan
Ummi, Ibu dan Bunda.

Ternyata cepet juga belajar ngaji, menulis, dan hafalan. Masih ada
waktu, mau apa lagi ya. Save by the Bell: Bunda Masada datang!
Alhamdulillah. Bu guru datang, langsung ditembak deh, diminta dongeng
dan ngajarin nyanyi. Alhamdulillah Bunda bersedia. Senangnya. Karena
tadinya saya yang diminta dongeng, sayangnya saya lagi nggak fit, jadi
lagi nggak ada ide. Berasa terselamatkan deh he3

Eh Abi datang bersama ibunya, senangnya, tapi Abi belum siap, masih
belum On, hari ini Insyaa Allah ya Abi mulai ngajiJ

Begitu denger Bunda Masada mau dongeng, langsung deh Bunda
dikerubutin…kaya gula dicari semut he3, maklum ya guru dari semut2…J
Subhanallah deh Bunda Masada, dongengnya menarik dan atraktif, plus
sabar….mendengar celetukan atau jawaban anak-anak yang sering nggak
nyambung, ha3.

Alhamdulillah ngaji, nulis, hafalan, dongeng dah selesai, ditutup
menyanyi Nama Malaikat dan Rukun Islam. TPA kali ini ditutup dengan
mengucapkan Hamdalah dan do’a Akhir Majlis.

Riang, gembira belajar di TPA kemarin. Alhamdulillah, semoga hari ini
lebih bersemangat lagi.

Buat temen-temen yang belum ikut, cepet gabung deh, Insyaa Allah selalu
menyenangkan.


nb: ma'af ya jika ada kesalahan penulisan nama

salam,
lita edia

YM:lita_edia

cerita ini bisa dibaca juga di:
www.litaedia.co.cc*
*

Baca Selengkapnya...